Wartawan Diinfus Setelah Buka Puasa Bareng Bupati Widya

Posted: Agustus 30, 2010 in yang aneh-aneh tapi nyata

Di RM Milik Ketua Parpol di Kendal

KENDAL – Ada yang unik dibalik jamuan buka puasa bersama dalam jumpa pers yang dialami sejumlah wartawan yang bertugas meliput di Kabupaten Kendal. Acara yang dikemas buka puasa bareng bersama Bupati Kendal dr Hj Widya Kandi Susanti MM ini, sedikitnya empat wartawan mengalami keanehan. Mereka mirip keracunan. Yang paling parah, wartawan TV Borobudur Sapawi (40). Ia terpaksa harus menjalani infus karena mengalami muntah-muntah berat. Kejadian ini terjadi di RM Aldila Kendal, belum lama ini.

Ketua panitia Alfebiyanto mengatakan, pihaknya mengaku kaget begitu pulang mendapar informasi sejumlah wartawan mengalami gangguan seperti keracunan.”Saya tidak enak dengan kejadian ini karena sejumlah wartawan mengalami muntah-muntah. Bahkan ada yang harus diopname di rumah sakit. Yang menghawatirkan saya, kejadian ini sehari sebelum Ibu Bupati Kendal mau dilantik. Sedikit menyesalkan saja dengan kejadian ini karena teman-teman wartawan ini mengalami pusing dan sakit kepala,”kata Alfebiyanto, di kantor Bina Marga Kendal, kemarin.

Sapawi, saat ditemui menceritakan, saat itu dia bersama sejumlah wartawan lainnya mendapat undangan jumpa pers oleh Bupati Kendal dr Hj Widya Kandi Susanti MM beserta Wakilnya Muh. Mustamsikin S.Ag M.Si di RM Aldila Kendal. Jumpa pers dimulai sejak pukul 16.00 hingga berakhir berbuka puasa bareng. Setelah usia jamuan, wartawan akhirnya pulang.

Sampai di rumah, perutku mulas minta ampun. Kepala pusing dan mau jatuh. Terlebih punggung panas dan sakitnya luar biasa. Karena khawatir, terpaksa harus opname di RSUD Soewondo Kendal,”ungkap Sapawi, yang saat ditemui masib terlihat lemes, kemarin siang. Dikatakan Sapawi, ia sampai menghabiskan cairan diinfus 2 botol. Setelah dirasa sedikit nyaman, sekitar empat jam kemudian ia pilih rawat jalan. Selain Sapawi, Edi Prasetyo Pro TV, Zaenal Alimin Sindo, dan Umar Wawasan mengalami gangguan sakit kepala dan pusing.

Sementara, pengelola RM Aldila, Cahyanto saat dikonfirmasi awalnya mengaku belum tahu soal kejadian tersebut. Namun akhirnya mengakuinya. Menurutnya, kejadian itu pihaknya sudah meminta maaf dengan kalangan wartawan. Dan pihaknya berharap agar kejadian tersebut jangan sampai terekspos ke media.”Atas nama pengelola RM Aldila saya minta maaf terhadap teman-teman wartawan. Karena jika ada yang dirasa tidak nyaman dengan kejadian itu. Dan mungkin kejadian iut karena perut kosong dan langsung minum, akhirnya menimbulkan mual-mual saja,”tutup Cahyanto, yang kini menjadi Ketua DPD PAN Kendal. Bupati Widya sendiri saat dihubungi via ponselnya, mengaku mendengar kejadian tersebut. (jack brama kumbara)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s