Serikat Pekerja Kendal Ngaruoro Bupati Markesi

Posted: Mei 5, 2010 in NEWS POLITIK

KENDAL – Serikat  Pekerja (SP) di wilayah Kabupaten Kendal hari ini (Kamis, 6/5) akan menggelar aksi turun jalan. Mereka menurunkan sedikitnya 150-an massa dari kalangan aktifis buruh yang selama ini telah merasakan adanya ketidak mampuan kepala daerah Kabupaten Kendal dalam mengayomi kaum buruh. Aksi ini akan dimulai dari halaman Kawedanan Kaliwungu menuju kantor  Bupati Kendal dan kantor DPRD setempat yang dimulai sekitar pukul 09.00 siang.

Ketua Serikat Pekerja (SP) Kahutindo Kendal, Nur Cahyo kepada koran ini mengatakan, Bupati Kendal Siti Nurmarkesi dinilai telah gagal dalam mengatasi jerit tangis kaum buruh. Diantara kasus-kasus yang belum teratasi selama ini adalah kasus yang membelenggu nasib pekerja di PT Texmaco Kaliwungu Kendal. Pemkab Kendal dipandang tidak lagi punya kekuatan politik  untuk mengambil tindakan  yang bisa menyelamatkan para pekerja, bukannya malah terkesan membela pengusaha. Kasus di Texmaco ini, dikatakan Nur Cahyo, sebenarnya sudah masuk ke kantor Menteri Keuangan di Jakarta sudah lama, namun hingga saat ini Pemkab disebut ompong karena sudah tidak  bisa menjembatani kepentingan buruh dengan pengusaha.

“Dari sudut pandang selaku pemimpin kepala daerah, Bupati (Siti Nurmarkesi, red) sekarang kami anggap beliau sudah gagal total dalam mengatasi konflik perburuhan. Sehingga kami para serikat pekerja sangat menyayangkan sikap Bupati yang justru tidak berpihak dan peduli pada kaum buruh, yang nota bone-nya adalag rakyat kecil. Seperti di Texmaco, kalau Pemkab cerdas sebenarnya ini urusan kecil dan mudah. Tapi karena tidak ada kemampuan manajemen politik akhirnya Bupati sendiri tidak bisa berbuat banyak,”ujar Nur Cahyo kepada Koran ini melalui ponsel, Rabu (5/5) kemarin sore.

Aktivis buruh  Kendal yang juga Sekretaris Serikat  Pekerja (SP) DPD Kahutindo Jateng ini menambahkan, kemungkinan yang melatar belakangi Bupati Kendal kurang merespon kepedulian kaum buruh karena Bupati Kendal saat ini sendiri berasal dari darah pengusaha. Sehingga untuk peduli pada kaum buruh itu sendiri kurang memperhatikan.”Aksi ini diikuti perwakilan dari serikat pekerja yang ada di Kendal. Ini adalah aksi dalam rangka peringatan hari buruh sekaligus menggugah agar Bupati Kendal bisa menghargai kaum buruh. Kaum buruh itukan hanya mempertahankan hidup, tapi selama ini mana yang sudah disukseskan Bupati?”ujar Nur Cahyo, akitifis muda asal Boja Kendal ini, kemarin.

Kabag Humas Pemkab Kendal Hero Sultoni Comara, saat dimintai konfirmasinya menyatakan, aksi buruh pada hari ini subyektif  karena bisa saja ada kepentingan politik dibalik aksi mereka sampai turun kejalan.

”Dan kalau sedikit-sedikit gelar aksi demo justru yang terjadi menyulitkan para investor masuk ke Kendal. Yang jelas Bupati sudah berbuat banyak untuk kaum buruh. Dan terkait dengan sisi Bupati (Siti Nurmarkesi, red) sendiri yang berasal dari darah pengusaha, itu tidak benar kalau dikatakan hanya mempentingkan para pengusaha saja. Yang jelas buruh juga sudah diperhatikan kok,”tandas Sultoni, kepada Koran ini, kemarin sore. (jec/cor-2/meteor)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s