Safari Politik Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng di Kendal (2)

Posted: Maret 3, 2009 in NEWS POLITIK

Murdoko Ingatkan Caleg dan Tim Penggerak Pemenangan

Pemilu 9 April 2009 mendatang, dirasa oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, H Murdoko SH akan mengancam banyaknya surat suara tidak sah. Hal tersebut dibuktikan oleh tokoh masyarakat Jateng yang kini menjadi caleg DPRD Propinsi Jateng dari PDI Perjuangan Dapil Jateng 1 nomor urut 1 ini saat menghadiri undangan sosialisasi pemilu di Desa Sumberagung, Weleri Kendal, akhir pekan lalu. Dalam kesempatan itu, simulasi pencontrengan (peragakan atau latihan memilih caleg) yang dilakukan perwakilan warga, sampai 60 persen mengalami kesalahan fatal.

Dalam sosialisasi tersebut, H Murdoko nyaris tidak percaya ketika dilakukan simulasi pencontrengan, ternyata banyak yang salah. Dari perwakilan 10 warga yang mencontreng, hanya empat yang benar. Sisanya, malah ada yang mencontreng parpol lain, tapi ada contrengan lagi di DPRD Propnisi Jateng dinomor 28 (Partai PDI Perjuangan) nomor urut 1, yakni H Murdoko. Fenomena ini membuat bos PDI Perjuangan Jateng ini sedikit terheran-heran. Apa sih yang membuat warga bingung?

Dari pantauan koran ini, sosialisasasi yang digelar di rumah Gino, tokoh masyarakat Desa Sumberagung, Weleri Kendal ini, H Murdoko-pun mencoba ingin mengetahui yang melatar belakangi para perwakilan pencontreng ini sampai salah.”Jadi, kesalahan mereka ini sangat aneh. Katanya, mereka tidak melihat ada gambarnya PDI Perjuangan didalam surat suara itu. Lha gimana tidak ada, wong membukanya saja tidak semua. Hanya separo dan yang kebuka bagian atas. Padahal, gambar PDI Perjuangan nomor 28 ini berada dilipatan bawah,”kata Murdoko, kepada wartawan, seusai pertemuan tersebut.

Disebutkan Duku, panggilan akrab Murdoko ini, selama dalam safari politiknya yang menggelar simuliasi masih banyak ditemukan surat tidak sah yang berdampak bisa merugikan pada parpol atau caleg PDI Perjuangan sendiri. Mengapa? Dijelaskan dia, dari fakta lapangan, masyarakat masih bingung ketika memasuki bilik suara. Belum waktu membukanya, dan paling parah yang akan dihadapi adalah dari para kader dan konstituen pada usia yang diatas 55-an tahun.

Melihat fenomena masyarakat yang kurang paham ini, membuat sedikit Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng ini khawatir. Bukan khawatir dengan konstituen atau kadernya, melainkan dengan para caleg dan tim penggerak pemenangan para caleg yang nantinya bisa terlena. Terlena disini, kata Murdoko, tidak boleh lengah dan jangan hanya bangga bisa bertemu dengan konstituen dan kader-kadernya, terutama yang berusia diatas 55 tahun.

“Perlu diingat, konstituen dan kader-kader PDI Perjuangan yang masih solid berusia diatas 55 tahun. Sekalipun yang muda-muda diprediksi lebih besar dari parpol lain. Apalagi parpol-parpol baru. Namun aset-aset yang sudah ada ini (kader dan konstituen tua) ini adalah harga politik yang tinggi. Kader tua adalah aset lama, tapi untuk kepentingan pencontrengan mereka diyakini masih bingung. Beda dengan yang muda, 90 persen kesalahannya,”papar Murdoko.

Nah, apa saja yang ada dimata orang nomor satu ditubuh PDI Perjuangan ini dalam safari politiknya ke Kendal, dan daerah-daerah lainnya? Tunggu laporan berikutnya. (jurie seckamtioko/bersambung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s