Cah SMP Boja Dikerangkeng

Posted: Maret 3, 2009 in perampokan

Ingin Foya-foya Ndaaa, Lha Kok Nekat Maling Motor

KENDAL – Diduga tidak punya uang untuk berfoya-foya, seorang pelajar SMP Muhammadiyah di Boja, Herlan (15), warga Desa Ngabean, Boja Kendal, bersama temannya sejawatnya, Hendra (16), warga Dukuh Tegal Gunung, Desa Pagerwojo, Limbangan Kendal, nekat maling motor didepan rumah milik warga di Desa Tamanrejo Limbangan. Akibat aksi nekatnya itu, bersama barang bukti sepeda motor hasil curiannya, dua bocah ingusan tersebut kini diamankan pihak aparat kepolisian.

Korban yang dimaling motornya itu adalah Sukisno (25), warga Desa Cangkiran, Mijen Semarang. Kejadian ini sendiri terjadi Sabtu (28/2) malam lalu di depan rumah Sri Rahayu di Desa Tamanrejo, Limbangan Kendal, sekitar pukul 20.00. Ceritanya, korban saat itu memarkirkan motor bebeknya nopol H 2591 VY itu didepan rumah Sri. Hanya sekitar satu jam korban ini didalam rumah Sri. Namun ketika keluar, korban terperangah ketika kendaraannya sudah tidak ada lagi.

Spontan, kejadian ini menjadi gempar. Lingkungan Desa Tamanrejo yang selama ini aman-aman saja, dikejutkan dengan hilangnya kendaraan bermotor milik warga pendatang, yaitu Sukisno (25), warga Desa Cangkiran, Mijen Semarang. Bersama warga setempat, pelaku yang mencuri motor Sukisno inipun dikejar rame-rame. Tapi karena tidak tahu kemana arah perginya, warga hanya mengingat-mengingat nomor polisinya.

Ternyata nasib Sukisno ini masih ketulungan. Adalah dua warga Desa Tamanrejo sendiri, Aris dan Hendi. Dua saksi ini yang berhasil menemukan pelaku pencurianya. Dua saksi ini tidak menyangka ketika melihat ada kendaraan motor yang sedang berada didekat bengkel tambal ban di Tampingan, Boja Kendal. Ketika itu, salah seorang pelaku mengaku motornya rusak. Awalnya dua saksi ini tidak curiga karena motor milik Sukisno tidak jelas ciri-cirinya.

Namun Hendi mendadak ingat nomor polisinya. Motor yang diaku rusak itu bernopol sama seperti Suksino, yaitu H 2501 VY. Setelah didesak, dua pelaku ini malah lari. Beruntung, salah satu dari mereka berhasil ditangkap, yaitu Herlan, yang tercatata disebuah sekolah Muhammdiyah di Boja kelas 1. Akhirnya ejadian ini dilaporkan ke Polsek Limbangan. Dan keesok harinya, tersangka yang kabur menyerahkan diri ke Polsek Limbangan.

Kapolres Kendal AKBP Sugihardi, kepada wartawan mengatakan, kejadian ini masih dalam pengusutan karena siapa tahu ada indikasi kejahatan lain yang dilakukan dua tersangka ini. Dikatakan Kapolres Sugihardi, dua tersangka dijerat pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. (jec)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s