Wabup Markesi Diminta Jangan Diskrminasi

Posted: Februari 9, 2009 in sorotan pejabat kendal

Pemerhati POlitik : Kalau Jadi Pimpinan Yang Bijak Dong…

KENDAL – Pembagian pavingisasi yang dilakukan Pemkab Kendal oleh Wakil Bupati (Wabup) Dra Hj Siti Nurmarkesi ditahun 2008 dinilai tidak fair dan mengandung diskriminasi terhadap sesama kader ditubuh Partai Golkar. Terutama para caleg dari Partai Golkar sendiri. Hanya caleg tertentu saja yang dikasih. Di Boja ada satu, dan di Kaliwungu orang tua calegnya yang dekat pada Wabup Markesi. Selain itu, masih banyak lagi. Apalagi yang dkini duduk di legislatif. Dan ada juga dari luar pengurus Golkar yang diperhatikan serius oleh Wabup. Dan semua itu sudah diketahui internal Partai Golkar. Sejumlah sumber dari caleg-caleg partai Golkar mengaku merasa disakiti oleh kebijakan Wabup yang dinilai tidak adil. Akibatnya, kini banyak kader dan caleg dari Golkar yang tersakiti. Namun demikian, mereka tetap pilih diam dan tidak tepat kalau untuk saat ini melawannya. Bagi mereka, apa yang dialaminya adalah hak preogratif Wabup Markesi sebagai pimpinan di Golkar yang kebetulan saat ini menjabat Wakil Bupati Kendal. Akibatnya, ditingkat internal Golkar saat ini terjadi konflik antar caleg. Konflik terjadi hampir disemua Dapil. Namun dapil yang paling keras di dapil 2 (Boja, Limbangan dan Singorojo) dan Dapil VI meliputi Kecamatan Sukorejo, Patean, Pageruyung dan Plantungan. Disini, persaingan sengit terjadi antara caleg Alfa Nurdiansyah SE dengan caleg Ani Hasanudin (sitri Ketua DPD Golkar Kendal, H Hasanudin). Kini, konflik internal ditubuh Partai Golkar terancam makin meruncing jika pavingisasasi tahun anggaran 2009 diturunkan masih sama dengan model tahun 2008. Dimana, pembagian paving telah terjadi satu pintu, yakni harus melewati seorang ajudan Wabup atas rekomendasi dari Wabup Markesi sendiri. Melihat fenomena tersebut, seorang pemerhati politik Kendal Rusmono Rudi Nuryawan ini mengatakan, tubuh Golkar Kendal akan terjadi konflik besar jika kebijakan soal pembagian pavingisasi masih seperti diakhir tahun 2008. Dimana, ada pemrioritasan terhadap caleg yang dikasih. “Ini jelas diskriminasi oleh Wabup. Kalau mau profesional, ya yang adil dan bijaklah. Masa hanya caleg tertentu saja yang dikasih. Ini akan berdampak buruk kedepan bagi pemerintahan Kendal, ya juga pada pribadi Wabup (Markesi, red). Kalau emang mau mbagi-bagi paving, ya semua caleg dikasih merata. Tapi kalau tidak, ini tidak boleh. Apa alasannya caleg sampai dapat paving, inikan jelas disikriminasi berat. Karena tidak merata sifatnya,”jelas Wawan, panggilan akrab Rusmono Rudi Nuryawan ini, kepada METEOR, Kamis (29/1) kemarin. Dikatakan Wawan, yang juga menjadi Caleg di Dapil 2 wilayah Kecamatan Boja, Limbangan dan Singoorojo nomor urut 8 ini, seharusnya soal pembagian paving dan aspal mengimbau pada Wabup Markesi agar dibagi sesuai prosesdur aturan yang ada. Jangan sampai memanfaatkan situasi terhadap seseroang yang disukainya lalu dikasih. Sedang yang tidak dihiraukan begitu saja. Ditambahkan, dia, selama ini setiap kali Wabup Markesi ikut rapat internal Golkar berjanji tidak akan melakukan perbedaan dalam memandang caleg. Semua akan dipandang hanya sama. Akan tetapi, ternyata prakteknya lain.”Katanya tidak ada yang diprioritaskan. Tapi kenyataan dalam prakteknya beda. Saya berharap agar Wabup Markesi bisa bijak dan adil soal paving. Toh nanti masyarakat yang menilainya,”tandas Wawan, kemarin sore. Sementara Wabup Markesi melalui Plt Kabag Humas Heri Warsito, saat dihubungi koran ini belum ada tanggapan apapun. Wabup sendiri pernah menyatakan, setiap pemberitaan dirinya minta media seimbang. Dan tidak harus mengkonfirmasikannya dengan pihaknya langsung, bisa dengan Sekda Mulyadi atau Plt Kabag Hukas Pemkab Kendal. Karena selama ini, jika Wabuo Markesi dikonfirmasi terkait pemberitaan oleh METEOR, hampir tidak pernah terhubung. Ketika di-SMS pun tidak ada tanggapan. Alasannya, jika pertanyaannya yang tidak membangun, justru akan menambah runyam opininya.”lebih baik diam,”kata Wabup Markesi, dalam suatu kesempatan pada wartawan, termasuk koran ini. (jec)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s