Putra Wabup Markesi Diduga ‘Kampanye’ Pake Dana APBD

Posted: Februari 8, 2009 in sorotan politica

KENDAL – Musim kampanye pemilu caleg di wilayah politik Kendal sudah mulai memanas. Tak luput putra seorang Wabup Kendal Dra Hj Siti Nurmarkesi sendiri, yaitu Alfa Nurdiansyah SE, sudah banyak turun menggalang kekuatan. Namun jika dalam langkahnya kurang tepat, hujan kritikpun menghajarnya. Seperti ketika menyerahkan bantuan untuk usaha ekonomi produktif kelompok tani (UEP KT) dan bantuan sapi kereman, membagikan bantuan transport untuk guru madrasah diniyah (madin), GTT, PTT, TU dan penjaga sekolah yang dananya semua berasal dari APBD Kendal 2008, belum lama ini. Lantaran diduga pakai dana APBD, akhirnya kena sorotan publik.

Fafa, panggilan akrab putra pertama Wabup Markesi yang menjadi caleg di Dapil VI ini, akhirnya menjadi buah bibir dalam kancah perpolitikan yang disorot tajam dari sejumlah tokoh politik di Kendal. Salah satunya sorotan datang dari petinggi DPC PDIP Kendal. Ketua DPC PDIP Kendal Dra Hj Widya Kandi Susanti HB, MM kepada wartawan mengatakan, kabar yang beredar tentang pembagian UEP KT yang diakukan oleh Fafa ini jika benar jelas dinilai menyalahi aturan.

Baik hukum secara administratif maupun hukum pemerintahan. Pasalnya, Fafa tidak dalam kapasitasnya memberikan bantuan dalam bentuk apapun jika sumber dananya berasal dari APBD Kendal. Sayangnya, dari sejumlah sumber kepada koran ini, termasuk Bu Hendy (panggilan akrab Widya Kandi Susanti), tidak menyebut angka yang pasti. Namun jumlahnya Rp 1 milyar lebih.

Anggota Komisi A DPRD Kendal, Beny Karnadi mengatakan, hal tersebut bisa dikategorikan pelanggaran berat. Ini oleh Beny, anggota fraksi dari PKB ini sangat menyayangkan kejadian tersebut. Menurut dia, ini bisa dibawa keranah interpelasi ke Wabup Markesi untuk mempertanggungjawabkan atas semuanya ini (bantuan yang diwakilkan anaknya).

Sementara, Wabup Dra Hj Siti Nurmarkesi kepada wartawan membantah keras kabar tersebut. Dikatakan Wabup tidak pernah memberikan bantuan dengan mengajak anaknya apalagi pakai dana dari APBD.”Kelurga saya mencalonkan diri itu tidak pernah mnggunakan dana APBD, saya bersumpah tidak pernah sewenang-wenang memanfaatkan jabatan,”katanya, kepada wartawan, kemarin.

Sekda Kendal Mulyadi, kepada wartawan mengatakan, dirinya tidak pernah memberi bantuan dari pemkab yang melibatkan keluarga wabup. Misalnya bantuan untuk PTT diserahkan di GOR Bahurekso, bantuan GTT diserahkan di pendapa dan bantuan masjid diserahkan di ruangan wabup sedangkan penyerahan bantuan sapi keremanj diserahkan wabup sesuia kelompok tani yang ada di dinas peternakan perikanan dan kelautan. (jec)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s