Puluhan Juta Kas Masjid Besar Rejosari Misterius

Posted: Februari 7, 2009 in kasus korupsi

Tercium Wartawan, Pengurus Gelar Rapat ‘Keuangan’ Akhirnya Bubar

KENDAL – Kas keuangan Masjid AT-Taqwa Rejosari, Brangsong Kendal, kini jadi sorotan masyarakat setempat. Uang berjumlah kurang lebih Rp 47 jutaan tersebut keberadaannya kini tidak jelas. Puncaknya, Jumat (6/1) lalu, ada rencana rapat internal antar pengurus masjid. Namun hal itu dibatalkan karena keburu tercium wartawan yang datang saat itu. Akhirnya, pertemuan itupun bubar. Salah seorang wakil ketua pengurus Masjid AT-Taqwa Rejosari Brangsong, H. Abdul Wahab ketika dikonfirmasi wartawan koran ini mengatakan, pihaknya mengakui ada peretmuan tersebut selepas sholat jumatan. Namun karena ada pihak-pihak agar pertemuan itu dibubarkan saja, akhirnya pertemuan ditunda. Diakui H Abdul ini, pertemuan itu salah satunya merencanakan membahas soal kas masjid yang selama ini tidak jelas laporannya dan termasuk membahas tukar guling tanah kas masjid. “Wah, wartawan kok sampai tahu persoalan ini. Memang ini sudah menjadi pembicaraan masyarakat. Saya sendiri sering ditanyai masyarakat soal kas masjid, tapi karena memang tidak tahu ya bagaimana lagi. Sekalipun saya sendiri menjadi wakil ketua pengurus di masjid ini (masjid AT-Taqwa),”ujar H Abdul Wahab, kepada koran ini, kemarin. Berapa kas masjid yang tidak jelas rimbanya itu? Menurut hitungan H Abdul Wahab, kurang lebih ada Rp 47 jutaan. Dan yang menjadi pertanyaan, dimana dan berapa besar kas masjid hingga tidak diketahui masyarakat. Padahal itu uang milik masjid. Pihaknya sempat menanyakan ke pihak-pihak yang mengurus keuangan, jawabannya sudah dimasukan bank. Tapi rinciannya tidak jelas. Dan akibat ketidak transparasian keuangan kas masjid ini, membuat saling curiga antar pengurus satu sama lain dan menjadikan buah bibir negatif ditengah-tengah masyarakat itu sendiri. Sementara, ketua pengurus masjid Soyfan Hadi yang hendak dikonfirmasi belum bisa ditemui. Salah seorang bendahara keuangan kas masjid Masrur, ketika berhasil ditemui wartawan mengatakan, soal kas masjid ini memang diakuinya tidak jelas laporan keuangannya. Hal tersebut diketahuinya setelah kotak amal besar dibuka pada lebaran Idul Fitri 2008 lalu. Jumlah kotak amalnya sekitar Rp 7,5 juta. Disebutkannya, kemungkinan jumlah kas masjid yang tidak jelas ini mencapai Rp 45 jutaan. Namun dia sendiri mengaku hitungannya tidak tahu persis setelah ada ‘sabotase’ dari pihak-pihak tertentu. “Setelah kotak amal dibuka pada lebaran Idul Fitri lalu, selanjutnya hingga sekarang saya sendiri tidak tahu. Padahal keuangan seharusnya ditangan saya. Yang tidak dimasuk akal, ketika kotak amal dibuka dan dihitung uangnya, uang itu diambil pihak-pihak tertentu. Uang itu disabotase entah kemana dan saat itu ada dua orang pengurus masjid ini. Buntutnya lagi, dari teman-teman pengurus ada seseorang pengurus yang akan dipolisikan terkait kas masjid ini, tapi kenyataannya hingga kini tidak jadi,”ungkap Masrur, wakil bendahara masjid AT-Tawqq, Sabtu (7/1) kemarin. (jec)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s