Dewan Ancam PT SBA Truko Tutup

Posted: Agustus 15, 2008 in hukum dan kriminal

<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

KENDAL – Buntut ratusan warga Kecamatan Kangkung Kendal turun aksi demo ke PT Sinar Bahari Agung (SBA), Truko Kangkaung Kendal, mendapat dukungan dari DPRD Kendal. Dewan dengan tegas dihadapan para pendemo menyatakan, jika PT SBA masih tetap bandel tidak menggunakan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dalam memproduksi sari ikan Sumiri tersebut, dengan pernyataan resminya, dewan ancam PT SBA berhentikan produksi. Namun sebelum langkah itu dilakukan, dewan memberikan tolerani 3 x 24 jam sejak terhitung Jumat (15/8) kemarin.

Pernyataan sikap wakil rakyat tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kendal H Hasanudin, didepan ratusan pendemo di halaman kantor DPRD setempat, Kamis (14/8) sekitar pukul 16.00 sore lalu. ”Sesuai pernyataan pihak manajemen yang ditandatangani dengan dikuatkan materi, jika dalam 3 x 24 jam PT SBA tidak membuat IPAL, maka sebagvai sanksinya adalah pabrik tutup. Karena selama ini indikasi pencemaran limbah ke sungai Kali Blukar yang mengalir ke sungai wilayah Kecamatan Kangkung, sangat-sangat meresahkan warga,”kata H Hasanudin, didepan ratusan pendemo.

Sementara, Jumat (15/8) kemarin siang, pihak kepolisian Sat Reskrim Polres Kendal melakukan penyelidikan ke PT SBA. Informasi koran ini, penyelidikan tersebut buntut dari aksi massa yang menuntut selain PT SBA harus membuat IPAL, warga juga menuntut pidananya. Namun sayang, Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Dodo Marsodo belum bisa memberikan konfirmasinya.

Terkait dengan tuntutan pidana, Sekretaris Fokali Blukar Ulil Amri, kepada koran ini mengatakan, terkait soal tuntutan pidana dan jika perlu laporan ke pihak kepolisian, pihaknya baru akan melakukannya pekan depan.”Yang pasti itu akan kami lakukan. Namun sebelum melakukan langkah itu, semuanya akan kami koordinasikan dengan LSM peduli lingkungan dari Semarang,”ujar Ulil kepada HARIAN METEOR, kemarin.

Seperti diberitakan koran ini kemarin, PTS AB yang memproduksi ikan Sumiri menjadi sari pati ikan dengan kualitas eksoprt ini di demo ratusan warga asal wilayah Kecamatan Kangkung. Aksi ini kesekian kalinya menuntut agar PT SBA tidak membuang limbah ke sungai yang mengalir ke warga Kangkung tersebut. Dalam orasinya, PT SAB sudah berulang kali janji akan bangun IPAL, namun hingga dua tahun lamanya, janji itu hanya pepesan kosong. Pabrik PT SBA, menurut sumber dari pekerja setempat, produksi ikan Sumiri mencapai 50 ton per harinya. Dan ini akan memakan air 500 ribu ton air.

Bandingannya, kata sumber dari internal perusahaan itu sendiri, satu ton ikan Sumiri jika diproduksi sampai jadi sari pati ikan harus menggunakan air 10 kali lipat. Dalam produksinya, ikan Sumiri ini bagian kepala dan durinya dipisah dengan daging. Daging inilah yang diambil sari patinya lalu diopen dan dibungkus untuk dipasarkan ke Taiwan. Bayangkan, tiap harinya PT SBA memproduksi antara 45 sampai 50 ton lebih. Tapi hal itu dibantah oleh pihak manajer PT SBA, Idris. Kata Idris, pihaknya hanya memproduksi 25 sampai 35 ton per harinya. Dan doal IPAL dan ancaman pabrik ditutup, Idris sudah berjanji dan membuat pernyataan bermateri akan memperbaikinya. Jika tidak, Idris siap akan tutup produksinya. (jec)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s