—Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan Salatiga

Posted: Juli 6, 2008 in hukum dan kriminal

klik meteorpantura untuk buka form berita terkini

SEMARANG- Pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang, Suyoto dan Nugroho dari CV Kencana. Senin (30/6) menjalani pemeriksaan oleh Jaksa penyidik pada Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng. Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Jalan Alternatif Argomulyo-Sidorejo Kota Salatiga, tahun 2005 silam.

Keduanya diperiksa secara terpisah, dalam perkara dengan tersangka Kepala DPU, Saryono. Dalam pemeriksaan yang dimulai pukul 11.00 kemarin, Suyoto didampingi Kasubag Pengkajian dan Bantuan Hukum pada Biro Hukum Pemkot Salatiga, Sunaryo. Usai pemeriksaan, Suyoto ditemani Sunaryo menyatakan pemeriksaan tersebut sudah yang kedua kalinya. Ketika kasusnya belum masuk penyelidikan dirinya sudah diperiksa oleh Intel Kejati.

“Ada sekitar 35 pertanyaan untuk saya, terkait pekerjaan jalan alternatif itu. Pekerjaan jalan sepanjang satu kilometer itu didanai dari APBD 2005 senilai sekitar Rp 990 juta dan dana itu ya untuk jalan dan sarana lain termasuk talud dan jalur pembatas,” katanya.

Pengusutan kasus tersebut menurut Suyoto karena ada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang penyimpangan ketebalan jalan kurang yang mengakibatkan kerugian negara. Selain itu serah terima seratus persen proyek padahal saat itu proyek belum seratus persen rampung. Tetapi menurut Suyoto, serah terima sertus persen itu lantaran waktu akan tutup anggaran. “Jadi kalau lewat tutup anggaran, uang akan dianggap hangus. Sehingga pekerjaan disetujui 100% padahal belum tuntas seluruhnya. Minta tanda tangan kan tidak bisa sehari-dua hari, sehingga serah terima pekerjaan dibikin maju,” jelas Suyoto.

Sementara itu, kesimpulan sementara yang diperoleh penyidik Kejati Jateng dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi disebutkan, Kepala DPU Saryono yang ditetapkan tersangka telah menandatangi berita acara serah terima seratus persen dari pelaksana proyek, padahal pekerjaan pembangunan Jalan Alternatif Argomulyo-Sidorejo di Kota Salatiga baru berjalan seminggu dan belum rampung. Setelah menandatangani BA serah terima pekerjaan, Saryono yang bertindak selaku pimpinan proyek (pimpro) sekaligus pengguna anggaran, naik haji ke Tanah Suci. Kemudian pelaksana proyek diduga sengaja tidak mengerjakan proyek serartus persen, karena sudah memegang bukti formil yang ditandatangani Kepala DPU dan Pengawas, bahwa pekerjaan jalan alternatif itu selesai seratus persen. (tio)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s