Dinilai Arogan, Wabup Kendal Diprotes Berat Dewan

Posted: Juni 30, 2008 in NEWS POLITIK

KENDAL – Sidang Paripurna Perhitungan Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Kabupaten Kendal tahun anggaran 2007, Senin (30/6) kemarin, gagal total. Pasalnya, sebelum Wakil Bupati (Wabup) Kendal Dra Hj Siti Nurmarkesi membaca sambutan dan laporan pertanggunggjawaban atas penggunaan dana ABPD 2007 anggota dewan boikot. Sikap politik wakil rakyat ini diambil setelah salah seorang anggota dewan interupsi dengan nada keras atas sikap pernyataan Wabup Markesi yang dinilai menyebar fitnah dan dinilai mencemarkan nama lembaga wakil rakyat di Kendal tersebut.

Interupsi datang dari salah seorang anggota dewan Benny Karnadi. Spontan, interpusi tersebut membuat geger suasana ruang sidang. Interupsi dari anggota Fraksi PKB tersebut atas pernyataan Wabup Kendal Dra Hj Siti Nurmarkesi ketika meresmikan proyek-proyek APBD Kendal 2007 di SMK Pageruyung 26 Juni 2008 lalu. Dimana, sesuai interupsi Benny bahwa Wabup Markesi diduga telah membuat pernyataan yang dinilai arogan. Dan akhirnya, anggota dewan sepakat minta klarifikasi atas pernyataan Wabup Markesi secara resmi dihadapan DPRD Kendal. Apa sih pernyataan Wabup yang membuat anggota dewan “mabuk”?

Pernyataan Bu Wabup Kendal (Dra Hj Siti Nurmarkesi, red) itu ketika meresmikan proyek-proyek APBD tahun 2007 di SMK Pageruyung. Dimana, saudara Wabup menyatakan kalau sat itu anggota dewan kendal tidak bisa hadir karena kami ini sedang meresmikan proyek di Surabaya dan Jakarta. Ini pernyataan arogan dan sungguh tidak etis seorang Wabup mengatakan dalam sambutan resmi dihadapan masyarakat dan pejabat di Kendal. Informasi ini sudah didengar seluruh anggota dewan,”beber Benny kepada HARIAN METEOR, seusai interupsi dan keluar dari ruangan sidang (walk out), kemarin.

Disebutkan Karnadi, saat 26 Juni lalu, sesuai agenda dewan adalah sedang bertugas kunker di Surabaya dan Jakarta. Dan agenda tersebut tentunya sudah diketahui Pemkab Kendal dalam hal ini Wabup Markesi.”Ini yang harus dipertanggungjawabkan oleh saudara Wabup Markesi. Pernyataan itu jelas bentuk pelecehan wakil rakyat yang tidak menunjung azas budi kesusilaan. Dan ini kami sepakati saudara Wabup Markesi harus mengklarifikasi secara formal dihadapan kami terkait pernyataan di SMK Pageruyung 26 Juni lalu,”tandas Benny.

Sejumlah pengakuan dari kalangan anggota dewan Kendal kepada koran ini mengatakan, soal pernyataan Wabup Markesi sudah didengar oleh kalangan anggota dewan hari itu juga (26 Juni 2008, red). Dan atas kesepakatan pribadi (bukan secara formal dari Fraksi) akhirnya muncul sepakat untuk protes terhadap orang nomor satu di Kendal tersebut. Dan sesuai rencana yang tepat adalah saat Wabup Kendal menghadiri sidang paripurna perhitungan APBD 2007 di gedung DPRD Kendal. Dan itu terbukti Senin kemarin.

Sementara, informasi dari pihak Pemkab Kendal menyebutkan, sidang perhitungan itu diundur karena anggota dewan yang datang tidak memenuhi 50% plus 1. Jadi tidak kuorum sehingga sidang harus ditunda.”Ndak ada pemboikotan mas. Karena dari anggota dewan tidak kuorum saja,”ujar salah seorang pejabat penting di Pemkab Kendal yang menolak disebutkan jati dirinya itu kepada koran ini, kemarin siang.

Sementara, hingga berita ini diturunkan, Wabup Kendal Dra Hj Siti Nurmarkesi beum bisa dimintai tanggapan atas sikap protes kalangan dewan tersebut. (jec)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s