Dicekoki Teh, Cewek Semok Digilir 3 Pemuda

Posted: Juni 13, 2008 in hukum dan kriminal

SALATIGA- En (19) warga Desa Limpung Kabupaten Batang mengaku digilir oleh 3 pemuda kenalannya setelah dicekoki minuman teh memabukkan. Ketika sadar, ia berada di lantai dua sebuah rumah kosong di Jalan Kartini, Salatiga dalam keadaan bugil, Kamis (12/6) dinihari.

Keterangan yang dihimpun koran ini, sekitar pukul 02.00 WIB, warga di dekat SMK Diponegoro Jalan Kartini dikejutkan suara minta tolong dari loteng rumah kosong yang berada di pinggir jalan.

Beberapa warga kemudian mendekat dan mengecek asal suara itu. Ternyata berasal dari seorang wanita yang berada di loteng. Karena tidak ada akses jalan untuk naik ke loteng, karena pintu rolling door bagian bawah ditutup, warga menggunakan tangga.” Kami kaget, malam-malam begini ada suara wanita minta tolong dari arah loteng rumah kosong,” kata Maman (40) penjaga SMK Diponegoro.

Maman bahkan meminjamkan tali pengikat tubuh kepada wanita itu, agar saat turun tidak terjatuh. Kebetulan di tempat kerja Maman di SMK Diponegoro tidak jauh dari lokasi kejadian, ada alat tersebut yang biasa digunakan untuk camping, ” Kondisinya lemas, agar tidak jatuh saat turun tangga, saya suruh pakai tali pengaman,” kata Maman. Wanita malang itu akhirnya bisa turun melalui tangga.

Warga juga heran bagaimana wanita itu bisa dibawa sampai ke loteng. Padahal tidak ada jalan untuk naik. Karena pintu di lantai bawah dikunci. Satu-satunya jalan hanya memanjat tembok tinggi di kanan-kiri rumah kosong itu.

Menurut pengakuan En, dari Batang ia diajak oleh tiga teman cowoknya mengendarai sepeda motor. Setiba di Salatiga, En diajak mampir di sebuah warung untuk minum teh. Setelah itu, ia mengaku sudah tidak ingat apa-apa lagi.

Ketika sadar, En berada di lantai dua rumah kosong di pinggir Jalan Kartini. Saat itu tidak sehelai benangpun yang menempel di tubuhnya. Diduga ia digilir tiga pemuda di loteng itu dan ditinggal begitu saja.

En kemudian memakai pakaiannya, kemudian berteriak-teriak minta tolong. Hingga akhirnya warga menolongnya. Oleh salah seorang warga, korban diantarkan ke Polsek Sidorejo, Salatiga.

Namun ketika dimintai keterangannya, korban memberikan keterangan yang berubah-ubah. Bahkan ia juga tidak berniat melaporkan kasus yang dialaminya. (deb)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s