Sepasang Kekasih Menjambret, Nyaris Dimassa

Posted: Juni 9, 2008 in hukum dan kriminal

SEMARANG- Sepasang kekasih yang lagi mabuk asmara, Gunadi (23) warga Kaba Utara, Tandang, Tembalang, dan Ika Setiawati (21) warga Delik Rejo, Tandang, Tembalang, kemarin ini diamankan petugas Polwiltabes Semarang. Dia diamankan karena menjambret sebauh hand phone seluluer merek Samsung X-69 milik Puspasari Pramudya W (19), mahasiswi semester dua FISIP, Undip, Rabu (4/6) lalu. Alasan mereka melakukan itu karena kebingungan lantaran tak mempunyai uang untuk mengembalikan uang kas RT yang dikemplang. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kini sepasang kekasih ini ditahan di Mapolwiltabes Semarang dan sekaligus menyandang gelar sebagia tersangka.

Ika mengatakan, aksi nekat sekaligus kurang perhitungan ini bermula ketika diirnya yang terlanjur memakai uang kas RT sebanyak Rp 450 namun tidak bisa mengembalikan. Dalam keadaan bingung, lalu Ika menemui sang pacar, Gunadi. Namun  sang pacar yang disambati juga tak bisa memberikan jalan keluar.
“Saya bingung sudah tidak punya uang lagi. Minta orang tua juga tidak punya. Saya juga sudah pinjam sana-sini tapi tidak ada yang memberi,” ungkap Ika ketika dimintai keterangan Kasat Reskrim Polwiltabes Semarang AKBP Agus Rohmat SIK SH MHum Minggu (8/6) kemarin.

Karena bingung, Ika lantas mengutarakan niatannya untuk menjabret. Disambati seperti itu, bukannya Gunadi melarang justru menyetujui ide kekasihnya itu. Bahkan, sepasang kekasih yang sudah menjalin asmara selama 2,5 tahun itu, bersepakat menjambret bersama-sama dengan mengendarai sepeda motor Supra Fit H-6314-FZ.
Sebelum beraksi mereka klinteran mencari sasaran. Ketika melihat seorang wanita sedang asyik utak-utek ponsel di pinggir Jalan A Yani, mereka langsung beraksi. Sekali gerak, tangan pelaku langsung menyaut HP yang ada ditangan korban. Namun sial bagi mereka berdua. Korban tidak mau melepas begitu saja HP itu. Hingga terjadi aksi tarik menarik diantara kedua wanita itu.Pada saat demikian, korban langsung berteriak-teriak minta tolong.
Karena gugup dan kalah kuat, Ika terjatuh dari boncengan. Melihat kekasihnya jatuh tersungkur, Gunadi sontak menghentikan motonya. Dia bermaksud menolong kekasihnya yang sedang hamil dua bulan itu. Ika berhasil diamankan korban. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung menangkapa keduanya.
Pasangan kekasih itu nyaris menjadi bulan-bulanan massa yang geram dengan ulah mereka. Beruntung tak lama kemudian ada polisi yang sedang patroli dan langsung mengamankan ke Pos Patwal Simpanglima dan menggelandangnya ke Mapolwiltabes.
“Pasangan kekasih itu mengaku baru kali pertama menjambret. Alasannya terpaksa karena butuh uang untuk bayar uang kas yang digelapkan pelaku perempuan,” tandas Agus Rohmat. (saf)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s