Kakek Lagi Tidur Dibunuh Pake Cangkul

Posted: Juni 1, 2008 in hukum dan kriminal

Korban dan Tersangka Sama-sama Penghuni Panti Jompo di Boja, Lagi Bobok Nyenyak Korban Dicangkul Ubun-ubunnya, Cressss…….!!!

KENDAL – Panti Jompo Werdan Rindang Asih, Bebengan Boja Kabupaten Kendal, Minggu (1/6) dini hari kemarin mendadak geger. Salah seorang penghuninya yang diketahui bernama Gunawan (84), warga Jl. Brotojoyo 4D No 26 Semarang Utara, tewas mengenaskan dengan bermandikan darah dibagian kepalanya. Diketahui, korban yang sedang tertidur pulas diduga dibunuh dengan menggunakan cangkul sesama penghuni setempat yaitu bernama Suparno (63), warga Perum estate blok 5 No 27 Cikeret, Cibinong Bogor. Dugaan sementara, motif pembunuhan tersebut karena dendam pribadi.

Sumber saksi mata yang diperoleh HARIAN METEOR dilokasi kejadian menyebutkan, sekitar pukul 21.00 malam salah seorang saksi mata melihat tersangka (Suparno, red) beranjak dari tempat tidurnya. Lalu, masuk kamar korban dengan membawa cangkul. Saksi mata ini melihat persis bagaiman ketika tersangka melakukan pembunuhan sadis tersebut. Saksi tersebut, mengaku tahu karena satu los ruangan baik korban maupun tersangka sendiri.

Saya tidak berani berbuat apa-apa karena ketakutan. Kejadiannya diantara jam sembilanan. Malam itu sempat ada dua petugas panti yang masuk ke wilayah ruangan tempat kami tidur. Mbak Agnes dan Tina memeriksa ruangan dan mengawasi. Tapi mereka tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Baru setelah pagi, sekitar pukul 04.30 aku memberitahukan pada Mbak Tina bahwa ada kejadian itu (pembunuhan terhadap Gunawan). Nah, baru diketahui kejadian itu,”ungkap salah seorang saksi mata saat diperiksa petugas kepolisian di Polsek Boja, Minggu (1/6) kemarin sore.

Setelah saksi Tina masuk ke ruangan, betapa kagetnya dia. Begitu melihat tubuh kakek yang sudah menghuni sekitar tiga tahunanan tersebut sudah tewas. Tahu kejadian itu, akhirnya tidak lama kemudian ia memberitahukan pada atasannya yaitu Heri (49), warga Boja. Oleh Heri ini awalnya ia tidak percaya dengan apa yang terjadi.

Kepada HARIAN METEOR, Heri mengatakan, setelah yakin korban tewas karena pembunuhan ia lantas mencari sesuatu yang digunakan untuk membunuh korban. Dan tidak jauh dari lokasi tempat tidur korban ia menemukan cangkul yang masih ada noda darahnya. Lantas, ia melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Boja. Sementara, tersangka menyerahkan diri ke Maposek Boja dan langsung dimintai keterangan. Didepan petugas, tersangka tidak gentar dan mengakui pembunuhan tersebut.

Begitu kejadian ini dilaporkan, petugas fungsi piket Polres Kendal dipimpin Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Dodo Marsodo, SH melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan bersama tim medis, korban tewas akibat pendarahan berat dibagian kepalanya. Kepala korban sobek akibat dicangkul tersangka bagian ubun-ubunnya hingga kedalaman 4 cm dan sobeknya 13 cm. Oleh pihak petugas, barang bukti yang diamankan sebuah cangkul, pakaian dan sprei korban.

Dan untuk mendalami kasus pembunuhan tersebut, sekitar pukul 16.00 sore tersangka Suparno yang sudah berkaca mata tersebut dibawa ke Mapolres Kendal guna diperiksa secara intensif. (jec)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s