Di Kendal, Proyek 2PoA R 740 Juta Diduga Bermasalah

Posted: Maret 18, 2011 in NYOROT PEJABAT

Paket Bendungan dan Saluran Irigasi Bendosari Plantungan

KENDAL – Kegiatan proyek 2PoA (bantuan Gubernur) Pemrop Jateng senilai kurang lebih Rp 740 juta untuk proyek bendungan dan saluran irigasi di Plantungan, diduga bermasalah. Bendungan di sungai Kali Surupan, Desa Jati Plantungan tersebut, Nampak garapannya ganjil. Termasuk saluranya yang mengairi ke sungai wilayah Desa Bendosari, pekerjaannya jadi sorotan warga setempat. Tidak Cuma dugaan bermasalah, proyek yang seharusnya selesai akhir Desember 2010, molor hingga pertengahan Januari 2011.

Berdasarkan sejumlah sumber yang diolah di lapangan menyebutkan, proyek tersebut sejak awal ditengarai janggal. Papan proyek hanya dipasang ‘sedetik’ lalu setelah diambil fotonya dibongkar lagi. Pekerjaan dimulai sekitar November 2010. Jumlah nilai proyek, menurut sumber dari para pekerja yang sempat melihat papan proyek nilainya berkisar Rp 740 juta.

 

Dipapan proyek namanya CV. Dian Sarana senilai sekitar tujuh ratus empat puluh jutaan. Papan itu dipasang, setelah diambil foto lalu dibongkar dan dibawa oleh orang proyek mas,”ungkap salah seorang warga setempat yang ikut bekerja proyek tersebut.

Informasi berkembang, proyek tersebut dikabarkan titipan salah seorang pimpinan Komisi DPRD Kabupaten Kendal berinisial AD. Namun setelah dikonfirmasikan, pihaknya membantah. “Itu kabar yang tidak benar. Hitungannya, kalau itu proyek dari propinsi yang nangani ya propinsi to mas. Saya tidak tahu menahu,”ujar AD seorang pimpinan Komisi DPRD Kendal, saat dihubungi melalui ponselnya, belum lama ini.

Kades Bendosari sendiri, Mulyono, yang mendapat proyek irigasi tersebut, saat dihubungi mengatakan, proyek irigasi sudah selesai dan tidak ada masalah. Terkait yang mengerjakan seseorang kontraktor yang disebut-sebut Mulyono, adalah berinisial Trm.”Itu proyeknya pak Turmudi mas. Tapi sudah selesai dan tidak ada masalah kok. Emange ada to?”ujar Mulyono, saat dihubungi koran ini.

Sementara, orang yang disebut-sebut Kades Bendosari tersebut, yaitu Trmd, saat dihubungi berulang kali ke ponselnya, terdengar nada aktif tapi tidak diangkat. Di kiriman pesan singkat (SMS) berulang kali terkait proyek yang diduga digarap Trmd ini, tidak ada balasan apapun.

Yang jadi pertanyaan warga setempat, kejanggalan proyek tersebut pada bangunan bendungannya. Dimana, tidak ada pintu buka tutup yang mengatur air ke irigasi. Selain itu kesan bangunannya kurang bermutu. Selain itu, senderan irigasi juga tidak merata dan dilihat terkesan kasar.

Anehnya, proyek ini kan milik pemerintah, kenaapa kok tanggung. Tidak dipasang pintu buka tutup pengatur saluran airnya. Sehingga, ketika musim hujan air masuk ke saluran yang mengalir ke kampung semua. Jadikan tidak teratur. Malah warga yang membuatnya dari bambu. Pokoknya dipandang tidak enak dimata lah,”terang salah seorang warga yang minta identitasnya tidak disebutkan, kepada koran ini, kemarin.

Plt Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kendal, Agung Setiawan didampingi Kabid Pengairan Joko Sarwono, saat dikonfirmasi membenarkan ada informasi ketidak puasan proyek tersebut dari masyarakat. Diakui Joko, ada yang kurang beres pada proyek tersebut. Namun Joko Sarwono tidak menyebutkan secara rinci ketidak beresan pada proyek tersebut.

Menurut Agung melalui Joko Sarwono, proyek tersebut merupakan bantuan Pemerintah Propinsi Jateng. Ketika ditanyakan terkait nilai proyek berkisaran Rp 740 juta, Joko tidak membantahnya. Ditanyakan soal keterlambatan dan proyek yang disinyalir bermasalah tersebut, Kabid Pengairan Dinas Bina Marga dan Pengairan Kendal ini, akan melakukan evaluasi. (kor-jec)

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s